Nasional
Ke Yogyakarta, Ma'ruf Amin Kuatkan Pendidikan Agama dan Bendung Radikalisme
Ma'ruf Amin menekankan penguatan pendidikan agama dalam membendung radikalisme, yang menjadi biang terorisme.
Garda Nasional, Yogyakarta - Untuk menguatkan pendidikan keagamaan dan membendung maraknya radikalisme, Ma'ruf Amin mengunjungi Yogyakarta. Demikian diungkapkan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini.
"Pak Ma'ruf di Krapyak menyampaikan soal upaya penguatan pendidikan keagamaan, terutama menghadapi tren baru dunia, era milenial, gerakan transnasional khususnya perkembangan radikalisme global," jelasnya di Yogyakarta, Senin (15/10/2018).
Ia menjelaskan, Ma'ruf memberi perhatian khusus kepada perkembangan gerakan radikalisme global. Karenanya harus ada upaya penangkalan, dengan salah satunya melalui sekolah seperti madrasah dan pesantren. Sebab radikalisme global sudah masuk hampir ke seluruh negara dan menjadi biang terorisme dan mengancam kemanusiaan.
"Jangan sampai misalnya, generasi muda salah mengartikan makna jihad, memaknai salah mana kawan dan lawan," ujarnya.
Oleh karena itu, Ma'ruf, tambah Helmy, mencita-citakan pendidikan keagamaan bisa menjadikan generasi muda Indonesia memiliki mental dan karakter yang menjunjung tinggi wawasan ke-Indonesia-an. Sehingga pendidikan keagamaan yang diterapkan harus bisa membawa generasi muda menjadi toleran satu sama lain.
"Jangan sampai karena perbedaan agama kemudian dimanfaatkan sebagai sumber untuk menciptakan perpecahan dan permusuhan antar anak bangsa, model pendidikan agama seperti ini yang ditekankan Pak Maruf," terangnya.
pendidikan agama

