jihad global
Mujahidin Rebut Distrik Daichopan
Dilaporkan juga bahwa 2 mujahidin telah memeluk syahid dan 3 lainnya terluka selama operasi.
GARDA NASIONAL, JAKARTA - Di tengah-tengah operasi Al-Fath yang sedang berlangsung, pusat administrasi distrik Daichopan, pangkalan militer dan pos-pos pemeriksaan di dekatnya diambil-alih sepenuhnya setelah operasi mujahidin tadi malam, menewaskan dan melukai puluhan personil musuh sementara memaksa sisanya melarikan diri, meninggalkan 12 mayat di belakang di medan pertempuran serta menghancurkan sebuah tank dan 2 pickup ranger seiring penyitaan sebuah tank dan sejumlah besar senjata berat dan ringan.
Dilaporkan juga bahwa 2 mujahidin telah memeluk syahid dan 3 lainnya terluka selama operasi. Klaim penjajah yang mengatakan jumlah syuhada lebih dari 45 mujahidin adalah kebohongan absolut yang dibuatnya dalam upaya untuk meningkatkan moral pasukan mereka.
Mujahidin juga menyerang pos pemeriksaan musuh di daerah Nokhor di distrik Gurziwan semalam.
Serangan senjata berat dan ringan mengakibatkan pos tersebut benar-benar diambil-alih setelah menewaskan 6 pasukan boneka dan meninggalkan 4 lainnya terluka yang memaksa sisanya untuk melarikan diri, meninggalkan mayat, 1 senapan mesin PK, 2 senapan dan peralatan lainnya di belakang di medan pertempuran.
Seorang mujahidin terluka dan yang lain telah memeluk syahid dalam operasi (semoga Allah menerima ibadahnya).
Selain itu, mujahidin juga menyerang pasukan Arbaki di daerah Seya Gard dan Kawol di distrik Pashtun Zarghoon tengah malam lalu. Rincian mengatakan, sebanyak 8 pasukan boneka tewas, dengan 10 lainnya terluka sementara 5 sepeda motor disita dan 3 lainnya hancur.
Dilaporkan bahwa 2 mujahidin juga terluka dalam baku tembak.
Sumber: Alemarah English
mujahidin distrik daychopan operasi al fath

