Selasa, 28 April 2026

opini


Penjajah AS Perpanjang Pendudukan, ini Kegilaan Luar Biasa!

Namun, mereka gagal untuk mendapatkan kemenangan dan malah dibebani dengan banyak kerugian nyawa dan kekayaan. Jika pihak berwenang Amerika terus berkeras perang maka itu adalah kebodohan besar di pihak mereka.

alemarah 2019-09-22
penjajah as

Ilustrasi penjajah AS memberikan penghormatan kepada dua rekannya yang terbunuh saat memberikan dukungan logistik taktis kepada unit yang bertugas di provinsi Helmand, Afghanistan, November 2012. (Sumber: Lance Cpl. Devin Nichols)

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Delapan belas tahun telah berlalu sejak Amerika menduduki Afghanistan secara ilegal, namun tidak ada pencapaian yang signifikan baik oleh Amerika maupun pemerintahan Kabul pengkhianat.



Melainkan, setiap hari berlalu, pemerintahan boneka yang sudah lemah semakin memburuk sementara para penjajah terus menghadapi penghinaan terus-menerus.



Biarkan otoritas Amerika tahu bahwa perang yang masih belum menang setelah delapan belas tahun kebiadaban mereka adalah perang yang tidak akan pernah mereka menangi, insya Allah.



Berbeda dengan kondisi mengerikan yang dihadapi oleh pasukan invasi dan boneka, jihad yang sedang berlangsung di bawah kepemimpinan Imarah Islam berada di posisi terkuat sampai saat ini.



Menurut pengakuan musuh sendiri, Imarah Islam mengendalikan lebih dari separuh Afghanistan dan kontrol ini secara bertahap berkembang.



Dengan bantuan Allah SWT dan dukungan rakyat Afghanistan, mujahidin semakin menguat, mendapatkan kemenangan terus-menerus dan telah mendapatkan pengalaman berharga di medan perang.



Amerika menghabiskan miliaran dolar untuk perang Afghanistan tetapi belum mencapai tujuannya yang tercela. Ia telah gagal bahkan dalam membentuk pemerintahan pengkhianat yang stabil yang memiliki kepercayaan dari masyarakat umum.



Politisi dan analis politik Amerika sendiri mengakui bahwa korupsi merasuki pemerintahan Kabul dan ini adalah kegagalan total.



Pemerintahan Kabul ini menginginkan agar perang Amerika di Afghanistan diperpanjang. Itu tidak mempertimbangkan bahwa jika perang menjadi solusi bagi Amerika di Afghanistan maka Bush dan Obama sudah akan berhasil.



Namun, mereka gagal untuk mendapatkan kemenangan dan malah dibebani dengan banyak kerugian nyawa dan kekayaan. Jika pihak berwenang Amerika terus berkeras perang maka itu adalah kebodohan besar di pihak mereka.



Sejarah dan pengalaman telah membuktikan bahwa kekuatan invasi asing ditakdirkan untuk kehancuran total di Afghanistan. Siapa pun yang bersikeras untuk menguji mungkin hanya menerima lebih banyak penghinaan. Karena itu, Amerika harus belajar dari sejarah dan tidak mengulangi kesalahan negara lain.



Biarkan Amerika menarik semua pasukannya dari negara kita, dengan demikian membebaskan rakyat kita dari penderitaan yang tak terukur yang telah ditimpakan kepada mereka dan diri mereka sendiri dari kerugian besar baik dalam kehidupan maupun kekayaan.



Ini adalah satu-satunya solusi bagi Amerika yang sekarang lelah dan dikalahkan untuk melepaskan diri dari perang yang kalah melawan rakyat Afghanistan. Biarkan mereka menyelamatkan diri sendiri selagi melakukan itu masih tetap mungkin.



(alemarah)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru