Kamis, 28 Mei 2026

opini


Ranking Kekuatan Militer Mengalahkan Israel, Berani Rebut Palestina?

Jika dianalisis, saat ini Israel memiliki sekutu Amerika Serikat dan Inggris dengan pasukan NATO-nya. Amerika Serikat dan Inggris telah berjanji akan melindungi kepentingan Israel dengan segenap kemampuannya.

putra dirgantara 2019-05-02
ranking militer indonesia

2019 military strength ranking Global Firepower.

GARDA NASIONAL, JAKARTA - Secara militer, kekuatan Indonesia berada pada ranking 15 mengalahkan Israel yang bercokol pada posisi 16 menurut versi Global Firepower. Dengan peringkat tersebut, apakah Indonesia berani merebut Palestina dari Israel?



Peringkat Global Firepower disusun berdasarkan 55 faktor individu untuk menentukan skor PowerIndex masing-masing negara. Skor PowerIndex tersebut diukur dari berbagai aspek seperti ketahanan bahan bakar minyak, persediaan sumber daya alam, alutsista dan persenjataan serta sarana dan infrastruktur yang telah dibangun oleh suatu negara. Dengan demikian, ranking kekuatan militer yang disusun oleh Global Firepower tersebut dapat menggambarkan kesiapan dan ketahanan suatu negara ketika berperang dengan negara lain.



Melihat ranking kekuatan militer versi Global Firepower tersebut, diperkirakan di atas kertas Indonesia akan mampu mengalahkan Israel jika Indonesia berani memerangi Israel dan merebut Palestina dari Israel. Apalagi Indonesia memiliki sumber daya alam yang cukup melimpah dan jumlah penduduk yang cukup besar sehingga sangat memungkinkan untuk bertahan dalam situasi perang asimetris dan berkelanjutan. Persoalannya adalah: beranikah Indonesia bertindak membebaskan saudara-saudara seimannya dari penjajahan Israel? Ataukah akan seperti negara-negara muslim lain yang hanya duduk manis berpangku tangan dan menutup mata terhadap pembantaian kaum muslimin oleh Israel?



Jika dianalisis, saat ini Israel memiliki sekutu Amerika Serikat dan Inggris dengan pasukan NATO-nya. Amerika Serikat dan Inggris telah berjanji akan melindungi kepentingan Israel dengan segenap kemampuannya. Di masa lalu, mereka jugalah yang merintis pendirian negara Israel di tanah Palestina. Di sisi lain, dunia Arab juga masih terpecah dalam menghadapi isu Palestina. Arab Saudi sudah jelas akan memihak Amerika Serikat dan Inggris yang merupakan sekutu mereka ketika memberontak terhadap kekhilafahan Turki Utsmani. Setali tiga uang, Turki juga akan berada di pihak sekutu karena Turki secara resmi adalah anggota NATO.



Sementara itu, Mesir juga akan berada di pihak sekutu karena selama ini Mesir telah dikenal sebagai antek barat dan lebih sering membela kepentingan barat. Selanjutnya, sebagian besar Afrika akan mendukung Indonesia atas dasar ikatan historis gerakan Asia-Afrika di masa lalu. Rusia diduga juga akan mendukung Indonesia karena merupakan rival kekuatan barat. Dan sebagai sekutu Rusia, Cina dan Korea Utara juga akan mendukung Indonesia atau minimal bersikap netral. Selain itu, di Asia Tenggara Indonesia hanya akan didukung kekuatan muslim tradisional serumpun seperti Malaysia dan Brunei Darussalam. 



Dengan demikian, jika Indonesia benar-benar berazzam untuk membebaskan Palestina dari penjajahan Israel, maka Indonesia hanya akan didukung negara-negara yang secara tradisional anti terhadap penjajahan barat seperti Imarah Islam Afghanistan, sebagian dunia Arab, sebagian besar Afrika, Rusia, Cina, Korea Utara dan sebagian Asia Tenggara. Jadi, pembebasan Palestina tersebut tidak hanya melibatkan kedua negara saja, tetapi juga akan melibatkan hampir semua negara di dunia sehingga pembebasan tersebut akan berkembang menjadi perang dunia.Lalu, apakah perang dunia merupakan harga yang pantas untuk pembebasan Palestina? Tentu saja sangat pantas selama Israel dan barat terus melakukan pembantaian terhadap kaum muslimin di Palestina dan di seluruh dunia. Jadi, sampai kapan Indonesia dan negara-negara muslim di dunia menutup mata terhadap pembantaian umat muslim di Palestina dan seluruh dunia?



(pdlabs)



Disclaimer: Artikel opini tidak mewakili atau menggambarkan pandangan resmi GARDANASIONAL.COM sehingga GARDANASIONAL.COM tidak bertanggung-jawab atas validitas artikel tersebut. Penulis artikel opini tersebut bertanggung-jawab sepenuhnya terhadap penulisan dan penerbitan artikel tersebut.



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru