Kamis, 2 April 2026

TNI AL


Dua Nelayan Diberi Penghargaan TNI, Loh Kok Bisa?

Dua orang nelayan diberi penghargaan oleh TNI AL karena mendapatkan sebuah senjata M16 di perairan Tanjung Bangsi, Sumatera Utara.

Irfan Mualim 2018-10-17
penghargaan tni

Afrizal dan Misdi mendapat penghargaan dari Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino.

GARDA NASIONAL, PEKANBARU - Dua orang nelayan Panipahan menerima penghargaan dari Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dumai atas laporan penemuan satu pucuk senjata laras panjang jenis M16 tanpa magazen dengan nomor senjata 0000575 saat mencari ikan disekitar Perairan Tanjung Bangsi, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara.



Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (E) Yose Aldino menjelaskan, kronologis penemuan senjata tersebut berawal pada Senin 9 Oktober, sekitar pukul 11.00 WIB saat kedua nelayan tersebut melakukan pencarian ikan dengan menggunakan alat tangkap jaring disekitar Perairan Tanjung Bangsi . 



"Saat jaring diangkat, nelayan tersebut melihat ada benda aneh mirip senjata yang tersangkut dijaring miliknya," ujarnya di Pekanbaru, Rabu (17/10/2018).



Setelah mengecek lebih jelas dan menyakini bahwa benda tersebut adalah senjata, maka barang temuan senjata diserahkan ke pihak TNI AL yakni diterima Pos Angkatan Laut (Posal) Panipahan. Kemudian, Danposal Panipahan berkoordinasi dengan Danposramil Panipahan diteruskan ke Kodim Rohil, Koramil Kubu dan Posramil Panipahan. 



"Mereka menyatakan tidak pernah kehilangan senjata laras panjang jenis M16 seperti yang ditemukan. Demikian juga hasil koordinasi dengan pihak Polsek Panipahan bahwa senjata laras panjang jenis M16 bukan senjata organik milik Kepolisian RI," jelasnya.



Karena tidak ada yang mengaku hilang, lanjutnya, senjata M16 tersebut akhirnya dibawa ke Mako Lanal Dumai untuk dilaksanakan pengecekan dan pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya dinyatakan bahwa senjata tersebut bukan milik TNI AL.



Mendapat laporan dari Danposal Panipahan, tambah Yose, kemudian dirinya memerintahkan untuk membawa dua orang nelayan yang telah menemukan senjata tersebut ke Mako Lanal Dumai. 



"Atas perintah Panglima Koarmada 1 kedua nelayan yakni Afrizal dan Misdi diberikan penghargaan," katanya.



Yose menjelaskan, pihaknya berterima kasih pada kedua nelayan tersebut. Selain itu, merupakan salah satu indikator masih tingginya kepercayaan masyarakat terhadap TNI AL. Sebab jika senjata itu jatuh ke tangan yang salah maka kemungkinan besar disalahgunakan.



"Lanal Dumai akan senantiasa meningkatkan hubungan komunikasi yang baik kepada masyarakat, khususnya yang terkait dibidang keamanan laut dan kesejahteraan masyarakat pesisir," tutupnya.



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru