Senin, 27 April 2026

diplomasi


Delegasi Senior Imarah Islam Afghanistan Kunjungi Cina

Utusan khusus Tiongkok untuk Urusan Afghanistan, Tn. Deng Xijun, dan pejabat senior lainnya menerima delegasi Imarah Islam hari ini di ibukota, Beijing.

Zabihullah Mujahid 2019-09-24
imarah islam

Tangkapan layar pertemuan delegasi Imarah Islam dengan pejabat Departemen Luar Negeri Cina.

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Delegasi beranggotakan sembilan orang yang dipimpin oleh Deputi Politik Imarah Islam, Mullah Baradar Akhund yang terhormat, berangkat ke Cina dalam kunjungan resmi.



Utusan khusus Tiongkok untuk Urusan Afghanistan, Tn. Deng Xijun, dan pejabat senior lainnya menerima delegasi Imarah Islam hari ini di ibukota, Beijing.



Pertemuan antara pejabat senior Cina dan delegasi Imarah Islam terus berlangsung dan diskusi akan fokus pada akhir pendudukan Amerika di Afghanistan, hubungan politik dan ekonomi yang ramah antara kedua negara dan pembentukan perdamaian dan keamanan di Afghanistan dan wilayah tersebut.



Wakil Imarah Islam, Mullah Baradar Akhund yang terhormat, mengklarifikasi kebijakan utama Imarah Islam mengenai proses negosiasi dengan Amerika kepada para pejabat Cina yang pada gilirannya mendukung posisi ini.



Delegasi Imarah Islam bertemu pejabat Departemen Luar Negeri Cina



Delegasi Imarah Islam yang dipimpin oleh Deputi Politik dan Kepala Kantor Politik Imarah Islam, Mullah Baradar Akhund yang terhormat, dalam kunjungan mereka ke Cina bertemu dengan para pejabat senior Cina di dalam Kementerian Luar Negeri hari ini.



Kedua belah pihak bertukar pandangan tentang perkembangan politik terbaru.



Selama pertemuan itu, para pejabat Cina mengatakan bahwa mereka memandang kontak mereka dengan Imarah Islam dengan hormat dan memberikan perhatian besar pada penyelesaian masalah Afghanistan dan keamanan di dalamnya.



Sebagai tanggapan, Wakil Politik Imarah Islam Mullah Baradar Akhund mengklarifikasi kebijakan Imarah Islam vis-à-vis proses negosiasi, menambahkan bahwa kebijakan kami belum diubah dan Imarah Islam masih percaya dalam menyelesaikan masalah melalui pembicaraan.



Mullah Baradar Akhund yang dihormati lebih lanjut mengatakan bahwa jika perjanjian itu ditandatangani, negosiasi intra-Afghanistan dijadwalkan akan diadakan pada tanggal 23 September.



Tetapi karena proses negosiasi ditangguhkan oleh Trump dan jalur untuk negosiasi intra-Afganistan diblokir, oleh karena itu penjajah dan pihak yang berperang harus memikul tanggung jawab penuh atas semua insiden di masa depan.



(alemarah)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru