afghanistan
Keberhasilan Jihad Afghanistan, 5000 Mujahidin Taliban Dibebaskan Penjajah AS
Jihad Afghanistan yang diperjuangkan oleh Taliban semakin menunjukkan keberhasilannya dengan dibebaskannya 5000 mujahidin Taliban yang ditawan oleh Amerika Serikat, sang penjajah.
Ilustrasi delegasi Imarah Islam Afghanistan pada pembicaraan damai di Doha, Qatar. (Foto: Al Jazeera)
GARDANASIONAL.COM, JAKARTA — Jihad Afghanistan yang diperjuangkan oleh Taliban semakin menunjukkan keberhasilannya dengan dibebaskannya 5000 mujahidin Taliban yang ditawan oleh Amerika Serikat, sang penjajah yang telah bercokol di imarah tersebut selama lebih dari 19 tahun.
Berdasarkan kesepakatan antara Imarah Islam Afghanistan dengan Amerika Serikat diketahui bahwa penjajah tersebut (AS) setuju untuk membebaskan 5000 mujahidin Taliban yang ditukar dengan 1000 orang antek-antek penjajah tersebut yang ditawan oleh Taliban.
Keberhasilan pembebasan mujahidin tersebut merupakan kemenangan jihad Imarah Islam Aghanistan yang terus istiqomah dalam perjuangan mengusir Amerika Serikat beserta antek-anteknya yang telah menjajah Afghanistan selama bertahun-tahun.
Hal ini merupakan pencapaian awal jihad Afghanistan yang akan berlanjut dengan penarikan seluruh tentara Amerika Serikat dari bumi Afghanistan, insya Allah.
Keberhasilan jihad Afghanistan adalah bukti bahwa jihad adalah izzah Islam yang menjadi perisai yang melindungi umat Islam di manapun mereka berada. Hal ini bertolak belakang dengan propaganda kaum munafik yang menuding jihad sebagai aksi terorisme belaka.
Jihad adalah metode perang untuk melindungi jiwa dan raga kaum muslimin dan non muslim yang berada di bawah perlindungannya dalam rangka melawan kezaliman dan mencegah kerusakan. Oleh karena itu pelaksanaannya harus sesuai aturan syariat dan tidak boleh sembarangan.
Manakala jihad dilakukan sesuai dengan aturan syariat dan mencontoh teladan yang diberikan Nabi Muhammad Shallallahu 'alayhi Wasallam dan para sahabat, maka para penguasa yang zalim bertekuk-lutut memohon ampun dan menyerukan perdamaian, meskipun jumlah mereka lebih banyak dan berkomplot dalam koalisi.
Maka Allah Subhanahu wa Ta'ala menghinakan koalisi tersebut, menghancurkan kekuatan mereka dan mengirim mereka kembali ke negaranya masing-masing. Atas berkah dan rahmat Allahlah jika saat ini hanya tinggal Amerika saja yang tersisa di bumi Afghanistan bersama antek-antek penjajahnya.
Pembebasan sekitar 5000 mujahidin Taliban dari penjara antek-antek penjajah semakin membuktikan kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta'ala, bahwa Allah bersama orang-orang yang berjihad di jalan-Nya dan memuramkan wajah-wajah kaum munafik yang bersekongkol dengan penjajah untuk menghalangi syiar-syiar Islam.
Hal ini terbukti ketika Imarah Islam melakukan pembicaraan langsung dengan AS tanpa pernah melibatkan antek-antek penjajah tersebut untuk berunding. Akhirnya, antek-antek penjajah tersebut dengan terpaksa membebaskan mujahidin yang mereka tawan meskipun tidak pernah dilibatkan dalam pembicaraan.
(pdlabs)
keberhasilan jihad afghanistan mujahidin taliban penjajah as

