Kamis, 2 April 2026

Terorisme


Panglima TNI: Sel ISIS Ada di Setiap Propinsi

"Hampir di semua provinsi di Indonesia, kecuali Papua [mayoritas-Kristen], ada sel-sel tidur ISIS," tambahnya.

Eleanor Ross 2017-06-18
sel isis ada di setiap propinsi

Coretan dinding ISIS di pemukiman warga.

Garda Nasional, Jakarta - Kelompok militan Islam (ISIS) hadir di "hampir di semua provinsi di Indonesia" kata Jenderal Gatot Nurmantyo Senin malam. Militan dapat ditemukan di sel-sel tidur di seluruh negeri, kata kepala militer negara tersebut.



Indonesia adalah negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia dan ada kekhawatiran bahwa sel-sel tersebut "dapat dengan mudah bergabung dengan sel radikal lainnya."



Tentara Filipina telah memerangi kelompok Maute yang berafiliasi dengan ISIS di kota Marawi, hanya beberapa mil jauhnya dari pantai utara Indonesia. Pasukan Filipina mengatakan kepada Reuters bahwa gerilyawan menguasai sekitar seperlima kota.



"Sangat mudah untuk terjun dari Marawi ke Indonesia dan kita semua harus berhati-hati terhadap sel tidur yang diaktifkan di Indonesia," kata Nurmantyo kepada wartawan pada sebuah konferensi pers di Jakarta.



"Hampir di semua provinsi di Indonesia, kecuali Papua [mayoritas-Kristen], ada sel-sel tidur ISIS," tambahnya.



Sel-sel tidur cenderung mengalami radikalisasi namun tidak aktif dan mungkin terlibat dalam perlawanan pasif-misalnya menyembunyikan pejuang yang melarikan diri dari Marawi, dia memperingatkan, menurut The Straits Times.



Ganip Warsito adalah seorang mayor jenderal angkatan darat yang mengawasi Sulawesi dan perbatasan dengan Filipina. Dia mengatakan: "Jika Filipina menang, Indonesia akan mendapat dampak limpahan dari militan yang mundur, namun jika Filipina kalah, Mindanao akan menjadi basis ISIS regional yang kuat yang mengancam Indonesia."



Untuk mencoba mengatasi risiko tersebut, lebih banyak tentara Indonesia ditempatkan di pulau-pulau yang berbatasan dengan Filipina.



Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah bahwa banyak daerah perbatasan antara Filipina dan Indonesia adalah jalur perdagangan tradisional. Jenderal Ganip khawatir militan ISIS dapat mencoba menyeberang ke Indonesia dengan cara diselundupkan oleh para pedagang.



(Eleanor Ross - Newsweek)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru