Kamis, 28 Mei 2026

Pertahanan


Tingkatkan Kemandirian Industri Pertahanan, Pinhantanas Gandeng UI

Tingkatkan industri pertahanan dalam negeri Pinhantanas mengandeng Universitas Indonesia

Irfan Mualim 2018-10-09
industri pertahanan

Ilustrasi pesawat N-219 buatan Indonesia.

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Melalui peningkatan riset dalam industri, Perkumpulan Industri Pertahanan Nasional (Pinhantanas) menggandeng akademisi dalam upaya mewujudkan kemandirian industri pertahanan dalam negeri.



Ketua Dewan Pengawas Pinhantanas, Connie Rahakundini Bakri mengatakan, kerja sama antara pelaku industri dengan dunia akademis akan menjadi fondasi kemandirian industri pertahanan dalam negeri.



"Kami ingin bekerja sama dalam bidang penelitian dan pengembangan, pembuatan prototipe, hingga produksi," ujarnya usai penandatanganan nota kesepahaman antara Universitas Indonesia (UI) dengan Pinhantanas di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Senin (8/10/2018). 



Ia menjelaskan, kerja sama antara industri pertahanan nasional dan kampus akan membantu tegaknya UU nomor 16 tahun 2012 tentang Industri Pertahanan, khususnya terkait pengadaan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam) strategis dan memperkuat kemampuan perkembangan teknologi perang.



"Kerja sama yang terjalin antara Pinhantanas sebagai pelaku industri dan Universitas Indonesia sebagai dunia akademis akan menguntungkan kedua belah pihak," jelasnya.



Tidak hanya itu, kerja sama tersebut juga dapat memungkinkan Universitas Indonesia lebih cepat lagi mencapai targetnya sebagai kampus yang terdepan dalam "applied science". Karena semuanya akan terlibat langsung dalam proses penelitian dan pengembangan di dapur produksi industri pertahanan.



"Tidak hanya kampus sebagai lembaga, mahasiswa dan dosen pengajar bisa terlibat langsung dalam proses penelitian dan pengembangan di dapur produksi industri pertahanan. Akan ada banyak ilmu yang bisa diserap dari mitra industri pertahanan regional dan global," terangnya.



Sementara, Wakil Rektor bidang Riset dan Inovasi Universitas Indonesia, Rosari Saleh menuturkan, kerja sama itu merupakan wujud dukungan nyata pada kepentingan yang selaras dengan semangat meningkatkan serapan "output" industri dalam negeri untuk mengejar kemandirian industri pertahanan.



Sehingga dengan keberadaan Pinhantanas yang merupakan sebuah terobosan untuk mendukung kemandirian alutsista secara sinergis mengisi peluang-peluang yang belum bisa dipenuhi oleh badan-badan negara.



"Sejauh ini, dukungan terhadap Pinhantanas datang dari berbagai kalangan, bukan dari kampus saja. Tapi dari Menteri Pertahanan, Panglima TNI, DPR, hingga lembaga finansial dan perbankan," katanya.



Ia berharap, kerja sama itu mengatasi soal penelitian dan pengembangan (litbang) karena kontribusi litbang yang paling dasar adalah menemukan kesalahan-kesalahan pokok yang harus dihindari sebelum memasuki fase produksi.



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru