TNI AD
TNI Beri Bantuan Air Besih dan Pengobatan Bagi Korban Bencana di Sulteng
TNI menyalurkan bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Sulteng.
Garda Nasional, Palu - Pascabencana alam gempa bumi 7,4 skala richter dan tsunami di Kota Palu, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), hingga kini warga masyarakat yang berada di tempat pengungsian mulai kesulitan air bersih, Sabtu (13/10/2018).
Kebutuhan air bersih ini akhirnya dapat teratasi setelah prajurit TNI yang tergabung dalam Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) membantu mendistribusikan air bersih dengan menggunakan tangki ke tempat pengungsian warga.
Salah satu tempat pengungsian warga korban bencana gempa yang mendapat bantuan air bersih dari TNI berada di Jalan Veteran, Kelurahan Tanah Modindi, Kecamatan Mantikulores, Kota Palu.
Komandan Batalyon (Danyon) Artileri16/SBC Divif 3 Kostrad, Letkol Arh Agung Rakhman Wahyudi mengatakan, sebanyak 325 personel diterjunkan ke lokasi untuk membantu masyarakat, termasuk penyediaan kebutuhan air bersih di tempat-tempat pengungsian. Selain itu, para personel TNI juga membantu menyalurkan distribusi logistik kepada warga masyarakat di Kelurahan Tanah Modindi dan sekitarnya.
"Tugas Satgas disini membantu mengatasi kesulitan masyarakat, dengan membantu mendistribusikan logistik termasuk penyediaan air bersih,” ujarnya di Palu.
Ia menambahkan, agar bantuan logistik yang mereka distribusikan tepat sasaran dan merata pembagiannya, maka diserahkan melalui koordinator RT setempat. Salah satunya, RT yang diketuai Abdul Gafar, menerima langsung pendistribusian bantuan mewakili sekitar 122 orang warganya yang tersebar di tiga titik pengungsian.
Menurut Agung, selain penyaluran bantuan logistik, pihaknya juga memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami yang berada disekitar posko pengungsian.
gempa palu

