diplomasi
Komisi Militer Imarah Islam Peringatkan Media Anti-Jihad
Melalui pernyataan tersebut, Komisi Urusan Militer Imarah Islam Afghanistan dengan tegas memperingatkan semua TV, radio dan saluran siaran lainnya untuk segera menghentikan kegiatan bermusuhan outlet media tersebut.
GARDA NASIONAL, JAKARTA - Sebuah pernyataan dari Komisi Urusan Militer Imarah Islam Afghanistan mengatakan telah mengamati bahwa beberapa outlet media di Kabul dan provinsi sekitarnya menyiarkan pesan di bawah iklan komersial yang mengecam jihad yang sedang berlangsung, mujahidin dan taliban.
Komisi Militer Imarah Islam juga menyebutkan bahwa outlet media tersebut mendorong oposisi dan dibiayai oleh departemen keamanan administrasi Kabul di mana upaya keras dilakukan untuk menggunakan outlet media ini sebagai alat intelijen melawan jihad yang sedang berlangsung, mencuci otak orang Afghanistan awam dan melakukan kegiatan spionase langsung untuk penjajah.
Melalui pernyataan tersebut, Komisi Urusan Militer Imarah Islam Afghanistan dengan tegas memperingatkan semua TV, radio dan saluran siaran lainnya untuk segera menghentikan kegiatan bermusuhan outlet media tersebut.
"Jika setiap radio FM lokal dan nasional, saluran TV dan outlet media lainnya tidak menyita kegiatan tersebut dalam periode satu pekan maka mujahidin Imarah Islam tidak akan menganggap outlet ini sebagai saluran media tetapi sebagai pusat saraf intelijen penjajah." sambung pernyataan tersebut.
Komisi Urusan Militer Imarah Islam Afghanistan juga menyatakan bahwa outlet media tersebut akan menjadi sasaran militer bagi mujahidin di ibukota, provinsi, kota, dan daerah pedesaan. Dengan demikian, semua kantor, jurnalis, pekerja, dan personel outlet media tersebut tidak dapat mempertahankan kekebalan apa pun.
(pdlabs)
komisi militer imarah islam media anti jihad imarah islam afghanistan

