kejahatan perang
Imarah Islam Kutuk Kejahatan Perang AS di Maidan Wardak dan Baghlan
Kejahatan besar ini mengakibatkan penghancuran klinik Tangi Sayedano sementara 4 warga sipil (administrator klinik, dokter yang bertugas, seorang perawat dan seorang pasien) dibunuh secara kejam.
GARDA NASIONAL, JAKARTA - Dalam serangkaian kejahatan perang yang terus-menerus dan pembunuhan yang disengaja terhadap rakyat jelata, penjajah Amerika disertai dengan pasukan pemerintah Kabul melakukan serangan semalam di klinik Tangi Sayedano dan desa Goda di distrik Chak, provinsi Maidan Wardak.
Kejahatan besar ini mengakibatkan penghancuran klinik Tangi Sayedano sementara 4 warga sipil (administrator klinik, dokter yang bertugas, seorang perawat dan seorang pasien) dibunuh secara kejam.
Kejahatan ini terjadi pada malam yang sama ketika penjajah dan boneka mengebom rumah penduduk desa (Ismail) yang terletak di desa Kutb Khelo, PD2 kota Puli Khumri, provinsi Baghlan, tempat rumah itu dihancurkan, seorang wanita dan 5 anak-anak menjadi syuhada dan Ismail dirinya terluka.
Sekitar 4 hari sebelumnya, desa Haji Nadir di Dand-e-Shahabuddin juga dibom, menyebabkan seorang wanita tak bersalah mati syahid dan 5 anak-anak terluka.
Selain itu, pengeboman dilakukan enam kali terhadap warga sipil selama 5 hari terakhir di daerah Bakhtabad, Aliabad dan Karez Denak di distrik Shindand, provinsi Herat, di mana sebuah masjid dihancurkan dan 4 warga sipil menjadi syuhada, 3 terluka di daerah Bakhtabad, 2 warga sipil mati syahid dan 3 luka-luka di daerah Aliabad, seorang pemilik toko berjanggut putih juga mati syahid sedangkan 2 warga sipil lagi syahid di daerah Karez Denak.
Imarah Islam mengutuk keras semua pembunuhan dan kejahatan perang yang disengaja ini, menyerukan kepada organisasi-organisasi hak asasi manusia internasional untuk menanyai para penjajah Amerika tentang kejahatan perang dan genosida ini dan mencegah kejahatan semacam itu terus berlanjut.
imarah islam kejahatan perang as maidan wardak baghlan

