Senin, 27 April 2026

kejahatan perang


Imarah Islam Kutuk Penggerebekan sebuah Klinik di Laghman

Frekuensi kejahatan seperti itu oleh Amerika dan pasukan internal meningkat dan pusat-pusat kesehatan di seluruh negeri sengaja menjadi sasaran serangan dan serangan udara.

imarah islam

Bendera dan Emblem Imarah Islam Afghanistan.

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Pada tanggal 28 Agustus 2019, pasukan administrasi Kabul ditemani oleh orang asing melakukan penggerebekan malam di sebuah klinik medis (Klinik Shamkat) yang terletak di daerah Shamkat di distrik Alishang, provinsi Laghman.



Di tengah kejahatan ini, mereka menghancurkan bangunan lama klinik ini bersama dengan yang baru sedang dibangun dan beberapa rumah yang berdekatan menggunakan bahan peledak di atas menghancurkan semua peralatan medis dan dengan kejam membunuh 5 warga sipil yang tidak bersalah.



Frekuensi kejahatan seperti itu oleh Amerika dan pasukan internal meningkat dan pusat-pusat kesehatan di seluruh negeri sengaja menjadi sasaran serangan dan serangan udara.



Komisi Kesehatan Imarah Islam mengutuk keras kejahatan terhadap kemanusiaan ini dan dengan sungguh-sungguh menuntut agar World Health Organization, lembaga-lembaga medis dan kemanusiaan serta organisasi-organisasi di dalam negeri memenuhi tanggung jawab mereka dalam mengutuk, mencegah dan menunjukkan penentangan terhadap tindakan tidak manusiawi semacam itu.



Organisasi kemanusiaan internasional terutama yang terikat dengan sektor kesehatan selalu bersikeras bahwa semua fasilitas medis memiliki kekebalan selama perang dan konflik sesuai dengan konvensi dan perjanjian internasional yang diterima namun pusat kesehatan telah berulang kali menjadi sasaran, para pekerjanya dieliminasi dan peralatan medis dihancurkan oleh Amerika dan pemerintahan yang didukungnya.



Mayoritas bangsa kita tidak memiliki akses ke fasilitas medis dan mereka yang memiliki akses terbatas ke klinik sayangnya menjadi target kebrutalan seperti itu.



Berakhirnya kegiatan Salaam Telecom Network



Karena Salaam Telecom Network menolak untuk mematuhi aturan yang ditetapkan oleh Komisi Kontrol dan Regulasi Organisasi Imarah Islam untuk LSM dan Perusahaan meskipun telah berulang kali diperingatkan, selanjutnya kantor dan menara perusahaan tersebut akan dianggap sebagai target militer, kabel serat internet bawah tanahnya akan menjadi dipotong, personelnya, instrumen dan alatnya diperlakukan sama dengan personel dan instrumen organ intelijen dan tindakan hukum akan diambil terhadap siapa pun yang ditemukan membawa kartu SIM-nya.



Beberapa alasan di balik penghentian kegiatan Salaam Network adalah:



1 - Melakukan pekerjaan pengawasan untuk Amerika dan pemerintahan Kabul dengan mengumpulkan informasi koneksi telekomunikasi dan menyerahkannya ke jaringan intelijen.



2 - Tidak akan mematuhi aturan untuk menghidupkan dan mematikan layanan sebagaimana ditetapkan oleh Komisi Pengendalian dan Pengaturan LSM dan Perusahaan di saat-saat bahaya bagi rakyat dan mujahidin. Ini juga melakukan pekerjaan spionase untuk pasukan asing dan internal yang biadab.



(alemarah)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru