Nasional
Perkuat Militer Indonesia, Pemerintah Alokasikan Rp75 T
Sebagai upaya memperkuat pertahanan Indonesia, pemerintah bakal mengalokasikan anggaran sebanyak Rp75 triliun.
Garda Nasional, Jakarta - Pemerintah berjanji akan memperkuat sistem persenjataan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Salah satu caranya dengan menambah anggaran untuk alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang selama ini terbilang rendah, Sabtu 27 Oktober 2018.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mengatakan, untuk memperkuat militer Indonesia, maka pemerintah bakal menambah anggaran yakni pada tahun 2019 mendatang sebanyak Rp75 triliun.
"Anggaran alutsista tahun 2015 ada Rp 40 triliun, tahun 2019 akan jadi Rp 75 triliun," ujarnya di Jakarta.
Menurutnya, penambahan anggaran untuk penguatan alutsista sangat penting. Sebab, alutsista merupakan alat pertahanan kedaulatan negara dari serangan luar. Apalagi, belakangan ini ancaman dari luar mulai terjadi.
"Ini penting, bargaining position. Kalau gertak-gertakan, kita jangan kalah gertak," katanya.
Selain menambah anggaran alutsista, pemerintah berencana menambah Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Saat ini, tercatat baru ada 7 PLBN di sejumlah titik di Tanah Air.
"Tahun depan ditambah 11 PLBN. Ini perkuat pertahanan," imbuhnya.
Perlu diketahui, pada tahun 2015 anggaran yang dialokasikan untuk TNI sebesar Rp106 triliun. Namun, hanya Rp40 triliun saja yang dianggarkan untuk pengadaan alutsista.
alutsista

