Senin, 27 April 2026

afghanistan


Proses Pemilu Terhenti di Berbagai Distrik di Helmand, Afghanistan

Rincian mengatakan, tidak ada pemilih dapat dilihat di Haidar Abad, Kala Gaz, Shorki, Shawal Manda, Deh Adam Khan, Mir Mandab, Maboli, Seydano, Nowroz, Tol Nahr Siraj, Seminar, Bawri, Malgir, Awpahak Manda di distrik Gerishk.

alemarah 2019-09-28
pemilu afghanistan

Peta wilayah distrik provinsi Helmand, Afghanistan.

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Menurut laporan yang datang dari selatan provinsi Helmand, tidak ada tanda-tanda pemilu yang seharusnya dapat diamati di Sangin, Kajaki, Baghran, Nawzad, Nawroz, Gerishk, Washir, Marjah, Khani Sheen, Garamsir dan kabupaten Disho di provinsi tersebut.



Rincian mengatakan, tidak ada pemilih dapat dilihat di Haidar Abad, Kala Gaz, Shorki, Shawal Manda, Deh Adam Khan, Mir Mandab, Maboli, Seydano, Nowroz, Tol Nahr Siraj, Seminar, Bawri, Malgir, Awpahak Manda di distrik Gerishk.



Demikian pula, Loy Manda, Zarh Pul, Nari Manda, Shawal Manda, Shena Jamea, Hewad Bazar, Bazar Gul Agha, Baregal Bazar, Esmat Bazar, Matika, dan daerah Tola Bawri di distrik Nad Ali menghadapi situasi yang sama.



Demikian juga, Sar Khaduz, Jarnamo, Nari Zabar, Terikh Zabar, Zarh Sahib, Normari, Tangano Godar dan daerah lain di distrik Nawa memiliki posisi yang sama dengan pemilihan karena mujahidin telah merencanakan serangan besar-besaran terhadap musuh di semua area yang disebutkan di atas.



Proses pemilu yang disponsori Amerika sepenuhnya gagal di Kandahar



Laporan tiba dari provinsi Kandahar, proses pemilihan yang seharusnya musuh telah ditutup di distrik Maruf karena semua orang yang memvalidasi dokumen identitas terbunuh selama penyerbuan distrik tersebut oleh mujahidin.



Demikian pula, Khakrez, Ghorak, Maya-e-Sheen, Shorabak dan distrik Naish menghadapi situasi yang sama. Sebagian mujahidin ini juga telah merencanakan serangan terhadap pasukan musuh di ibukota provinsi Kandahar dan daerah lain di provinsi itu.



Komisi Pencegahan dan Pengaduan Korban Sipil umumkan tidak ada partisipasi warga dalam proses pemilu palsu



Karena Komisi untuk Pencegahan dan Pengaduan Korban Sipil bertanggung jawab untuk melindungi kehidupan warga negara sipil, maka komisi mengeluarkan pedoman berikut untuk diterapkan oleh semua warga negara:



1 - Untuk benar-benar menjauh dari proses pemilihan pemerintah Kabul karena operasi militer oleh mujahidin Imarah Islam.



2 - Semua layanan transportasi yang beroperasi di jalan raya dan pemilik kendaraan dari kabupaten ke kota dengan ini diinformasikan untuk menghindari semua perjalanan selama dua hari mendatang (Jumat dan Sabtu) kecuali dalam hal perawatan medis sehingga tidak ada warga sipil yang terluka. Mujahidin diperintahkan untuk merawat warga sipil yang membawa pasien.



(alemarah)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru