Kamis, 2 April 2026

alutsista


Rusia Menyelesaikan Pengiriman Jet Tempur Sukhoi Su-35 ke Cina

Konglomerat pertahanan Rusia Rostec sebelumnya telah dikutip mengatakan bahwa Cina telah menerima 4 platform Su-35 pertama pada 2016 dan 10 lagi pada 2017 sebagai bagian dari kontrak untuk 24 pesawat yang diperkirakan bernilai sekitar USD 2,5 miliar.

putra dirgantara 2019-05-03
sukhoi su-35

Ilustrasi Jet Tempur Sukhoi Su-35.

GARDA NASIONAL, JAKARTA - Rusia telah menyelesaikan pengiriman 24 pesawat tempur multiperan Sukhoi Su-35 'Flanker-E' kepada Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat Cina (PLAAF), seorang pejabat dari Layanan Federal Rusia untuk Kerjasama Teknik Militer (FSVTS) mengatakan kepada Jane pada 16 Maret.



"Pengiriman platform tersebut ke RRC telah selesai," kata pejabat itu, tanpa mengungkapkan kapan tepatnya kumpulan terakhir pesawat dikirim.



Konglomerat pertahanan Rusia Rostec sebelumnya telah dikutip mengatakan bahwa Cina telah menerima 4 platform Su-35 pertama pada 2016 dan 10 lagi pada 2017 sebagai bagian dari kontrak untuk 24 pesawat yang diperkirakan bernilai sekitar USD 2,5 miliar.



Pada bulan November 2015, Rostec mengumumkan bahwa Beijing telah menandatangani kontrak untuk membeli Su-35, menjadikan Cina pelanggan asing pertama dari pesawat buatan Rusia, yang diklaim sebagai pesawat tempur yang ditingkatkan dan bermanuver tinggi 'generasi 4++' dengan karakteristik dan kinerja yang dekat dengan 'pesawat tempur generasi kelima' yang akan datang.



Perjanjian Rusia-Sino dilaporkan tidak hanya mencakup penjualan pesawat, tetapi juga pengiriman, antara lain, peralatan pendukung darat dan mesin cadangan, dengan sumber diplomatik militer mengatakan kepada Jane pada 16 April bahwa kontrak diharapkan akan sepenuhnya diimplementasikan pada tahun 2020.



"Beberapa subsistem tambahan, termasuk perangkat keras pendukung darat, belum dikirim. Pelanggan akan menerima semua peralatan pada akhir tahun depan," kata sumber itu.



Sumber PLAAF memberi tahu Jane bahwa layanan itu akan menerima paket persenjataan besar untuk pesawat. "Su-35 akan dilengkapi dengan rudal udara-ke-udara dan udara-ke-darat, serta roket tak berpemandu, unit bom berpemandu dan bom tak berpemandu. Jet pejuang tersebut akan membawa R-27 (AA-10 'Alamo'), R-73 (AA-11 'Archer'), dan rudal RV-keluarga [udara-ke-udara] dan rudal anti-kapal Kh-35E (AS-20 'Kayak'), "katanya.



Kementerian Pertahanan Nasional Cina (MND) mengkonfirmasi pada bulan April 2018 bahwa Su-35 telah resmi beroperasi dengan PLAAF.



(Jane's 360)

 



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru