Rabu, 29 April 2026

Nasional


Ada Potensi Radikalisme di Yogyakarta?

Potensi radikalisme disetiap daerah pasti ada termasuk Yogyakarta

Irfan Mualim 2018-10-09

Ilustrasi Radikalisme

Garda Nasional, Yogyakarta - Potensi pertumbuhan radikalisme secara nasional tergolong tumbuh subur, termasuk di Yogyakarta. Bahkan dari hasil penelitian, kawasan yang berpotensi subur pertumbuhan bibit radikalisme ada di kampus, sekolah serta organisasi masyarakat.



Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT) DIY, M Muhtasar Syamsuddin menjelaskan, tumbuh suburnya paham negatif tersebut dikarenakan adanya beberapa faktor yang mendasari, terutama semangat ekslusifisme, militansi dan ekstrimisme yang berlebih terutama dalam menyuarakan paham keagamaan.



Karena itu, di tahun politik seperti saat ini, masyarakat diimbau waspada akan aksi radikalisme yang berpotensi tinggi. Selain itu, praktisi politik untuk tidak memanfaatkan masyarakat dengan mencoba membangun eklusifitas, militansi dan ekstrimisme yang mengatasnamakan agama. Apalagi menggunakan dalih agama untuk kepentingan politik.



"Adapun pengaruh tahun politik yang mengarah ke potensi radikalisme sebagian besar justru muncul dari aktivitas politik bahkan parpol," ujarnya di Yogyakarta, Selasa (9/10/2018).



Meski demikian, ia menambahkan dibandingkan dengan daerah lain, DIY dianggap paling kondusif terkait pengkondisian masyarakat pada pengaruh radikalisme. Hal itu karena faktor efek budaya yang tinggi.



Olehnya itu, untuk mencegah maraknya aksi radikalisme, maka Badan Nasional Pencegahan Terorisme (BNPT) mengupayakan pencegahan terorisme dengan kearifan lokal, yang ditonjolkan dengan mengunggulkan sikap toleransi, menghargai perbedaan dan tepa sekira.



"Potensi radikalisme di setiap daerah pasti ada namun tingkat berbahaya atau kerawanan di DIY jelasnya sedang kebawah," tegasnya.



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru