Nasional
Indonesia-Arab Saudi Jajak Kerja Sama Perangi Terorisme
Indonesia dan Arab Saudi tengah menjajaki kerja sama memerangi terorisme dengan melibatkan BNPT dan badan keamanan Arab Saudi.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir.
Garda Nasional, Jakarta - Indonesia akan menjalin kerja sama dengan Arab Saudi untuk memerangi terorisme. Kerja sama yang akan dijalin ini melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan badan keamanan Arab Saudi, Presidency of State Security of Saudi Arabia, Kamis (25/10/2018).
Saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi beberapa waktu lalu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia, Retno Marsudi mengatakan, kerja sama memerangi terorisme dan radikalisme menjadi perhatian Indonesia dengan Arab Saudi. Hal itu dikarenakan banyaknya aksi-aksi yang terjadi.
"Perlu untuk meningkatkan kerja sama pemberantasan radikalisme dan terorisme. Mengingat semakin besarnya bahaya radikalisme dan terorisme," ujarnya di Jakarta.
Menurut Retno, BNPT dan Presidency of State Security of Saudi Arabia berkomiten meningkatkan kerja sama antara lain di bidang pertukaran informasi, pengalaman, pelatihan dan pembangunan kapasitas.
"Sebuah draf MoU kerjasama sedang dipersiapkan saat ini oleh BNPT, guna memperkokoh dasar hukum peningkatan kerja sama," katanya.
Retno menambahkan, selain membahas mengenai kerja sama dalam bidang penanggulangan terorisme, bersama Menlu Saudi, Adel al-Jubeir juga membahas penjajakan kerja sama dalam bidang kesehatan.
Penguatan kerja sama ekonomi dan penyelesaian sejumlah kerja sama yang masih tertunda, seperti kerja sama Aramco dan Pertamina turut menjadi pembahasan dalam pertemuan berformat Sidang Komisi Bersama.
bnpt

