Senin, 27 April 2026

kejahatan perang


13 Warga Sipil Syahid, 21 Ditahan dalam Agresi AS

Mereka yang mati syahid dalam aksi teror AS tadi malam termasuk Randal Aka, istrinya, dan anggota keluarganya yang lain dengan yang keempat yang bukan anggota keluarga yang dibantai.

alemarah 2019-07-21
agresi as

Ilustrasi kejahatan perang AS.

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Para agresor yang didukung oleh boneka lokal mereka telah secara brutal membantai13 warga sipil tak berdosa termasuk wanita dan anak-anak, menahan 21 penduduk desa yang tak berdaya selama agresi malam hari, sambil menyebabkan kerusakan parah warga sipil serta menggeledah sejumlah rumah di sekitar setengah lusin provinsi.



Dalam sebuah insiden yang tidak menguntungkan, 4 warga sipil termasuk seorang wanita menjadi syahid secara mengerikan ketika para teroris AS yang disertai oleh antek-antek mereka masuk ke rumah Randal Aka, warga sipil di distrik Nawa di provinsi Ghazni bagian tenggara kemarin malam.



Mereka yang mati syahid dalam aksi teror AS tadi malam termasuk Randal Aka, istrinya, dan anggota keluarganya yang lain dengan yang keempat yang bukan anggota keluarga yang dibantai.



Demikian juga, musuh bersama menyerbu beberapa rumah lagi di distrik Nawa provinsi Ghazni tadi malam, memukuli warga sipil dan menyebabkan kerusakan parah selain menjarah rumah-rumah mereka.



Dalam episode yang sama, musuh yang bergabung secara tidak manusiawi membantai 3 warga sipil yang tertindas dan menculik 3 lainnya dari rumah-rumah mereka di tengah agresi malam hari di distrik Surkh Rowd di provinsi Nangarhar timur di mana musuh memaksa masuk ke dalam kompleks warga sipil setelah meledakkan gerbang dengan bahan peledak pada Kamis malam.



Dalam insiden menyedihkan lainnya, musuh bersama membunuh 2 warga sipil yang tak berdaya di distrik Musahi, provinsi Kabul kemarin malam dengan cara yang brutal dan tidak manusiawi setelah mengintimidasi anak-anak dan perempuan dan memukuli para lelaki dengan kejam. Musuh juga mengambil 9 tahanan sipil.



Dalam sebuah laporan dari provinsi Samangan utara, 2 warga sipil termasuk seorang siswa madrasah mati syahid oleh musuh yang bergabung dalam serangan malam hari di distrik Do Ab di provinsi Samangan malam itu, sementara seorang wanita mati syahid secara brutal di distrik Tagab di provinsi Kapisa pada malam yang sama.



Menurut laporan dari provinsi Wardak, gabungan agresor AS dan boneka mereka di tengah agresi malam hari, membunuh 1 warga sipil dan menculik 5 lainnya dari rumah mereka di distrik Nirkh di provinsi Wardak pada malam lalu, sementara musuh juga menggerebek banyak rumah di distrik Syed Abad provinsi Wardak, merampok kekayaan warga sipil.



Lebih jauh, musuh bersama itu menyerbu sebuah desa di distrik Char Bolak, provinsi Balkh utara kemarin malam, menimbulkan kerugian besar pada warga sipil dan menculik seorang lelaki tua.



Di provinsi Kunduz utara, pasukan penjajah AS membuat kerugian besar pada warga sipil yang tak berdaya dengan menyerbu madrasah dan rumah-rumah di batas kota Kunduz, ibukota provinsi dengan nama yang sama. Teroris AS tidak berhenti pada ini tetapi juga mengebom banyak rumah di mana warga sipil menderita parah.



Laporan dari negara Logar, musuh bersama melecehkan warga sipil, menjarah rumah-rumah mereka dan membakar 2 kendaraan dan 3 sepeda motor di tengah agresi malam hari di distrik Kharwar provinsi Logar, sementara menculik 3 warga sipil dari rumah mereka.



(alemarah)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru