Kamis, 2 April 2026

Nasional


Ketua DPR Tegaskan, Penembakan di Gedung DPR Bukan Aksi Terorisme

Penembakan di ruang anggota DPR RI beberapa hari lalu murni peluru nyasar, bukan aksi terorisme.

Irfan Mualim 2018-10-17
aksi terorisme

Bambang Soesatyo

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo mengatakan dugaan peluru nyasar di ruang anggota Komisi III DPR RI beberapa waktu lalu tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme yang kerap terjadi di Indonesia. Sebab peristiwa itu diduga karena peluru nyasar dari pelatihan anggota Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin). 



"Jadi bukan terorisme, bukan penembakan disengaja atau aksi-aksi teror kepada anggota DPR, walaupun kami anggota Komisi III yang gencar mengolkan UU Terorisme. Jadi tidak ada kaitannya. Tapi ini murni adalah latihan peluru nyasar," jelasnya di Jakarta, Rabu (17/10/2018).



Bamsoet mengaku menerima laporan peristiwa tersebut pada pukul 15.30 WIB. Peluru tersebut menyasar di lantai 16 gedung DPR. Peluru tersebut, lanjutnya, nyasar ke ruangan nomor 1601 milik anggota DPR RI Fraksi Gerindra Wenny Warouw, dan ruangan 1313 milik anggota DPR RI Fraksi Golkar Bambang Heri. 



Tak lama setelah kejadian iitu, kata Bamsoet, pihaknya langsung menghubungi Polda Metro Jaya, dan tak lama kemudian dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Juga melaporkan peristiwa ini ke Humas Polri. 



"Kemudian juga kami berkomunikasi dengan Pak Setyo, di sini dalam kapasitas sebagai ketua Perbakin DKI Jakarta," ujarnya.



Menurutnya, orang yang diduga salah tembak atau melakukan peluru nyasar sudah ditemukan, yakni pelakunya merupakan anggota Perbakin asal Tangerang Selatan, Banten. 



"Pelakunya adalah anggota Perbakin Tangsel, lagi latihan. Nah, untuk ini kami serahkan nanti ke pengurus Perbakin untuk ditindaklanjuti secara hukum," katanya.



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru