Selasa, 21 April 2026

afghanistan


Taliban Gencar Promosikan Kelulusan Mujahidin, Pengamat Barat Ketar-ketir

Dilansir dari alemarah.com (10/02), puluhan mujahidin dikabarkan telah lulus dari kamp militer Shaheed Amirul Mumineen Mullah Akhtar Muhammad Mansoor dan segera dikirim ke medan perang di bumi jihad Afghanistan.

putra dirgantara 2020-02-10
mujahidin taliban

Tangkapan layar judul berita tentang kelulusan mujahidin di situs web FDDs Long War Journal.

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Mujahidin Taliban terus mempromosikan kelulusan pelatihan mujahidin dari berbagai kamp militer di Afghanistan dan Pakistan. Gencarnya promosi kelulusan mujahidin oleh Taliban tersebut disoroti dengan sangat serius oleh pengamat barat karena dianggap sangat menggelisahkan bagi kepentingan barat.



Dilansir dari alemarah.com (10/02), puluhan mujahidin dikabarkan telah lulus dari kamp militer Shaheed Amirul Mumineen Mullah Akhtar Muhammad Mansoor dan segera dikirim ke medan perang di bumi jihad Afghanistan.



Menurut situs resmi Imarah Islam Afghanistan tersebut, rangkaian kelulusan mujahidin sedang berlangsung di berbagai kamp militer yang dioperasikan oleh Komisi Urusan Militer Imarah Islam di seluruh Afghanistan dan kali ini puluhan mujahidin lulus dari Kamp Militer Shaheed Amir ul Mumineen Mullah Akhtar Muhammad Mansoor (semoga Allah menerimanya) dan dikirim ke medan perang.





Kabar kelulusan mujahidin tersebut disoroti secara serius oleh pengamat perang dari FDD's Long War Journal, Bill Roggio. Dilansir dari longwarjournal.org (05/02), jurnal perang panjang tersebut mencermati serangkaian foto yang dirilis pada tanggal 31 Januari di Voice of Jihad, situs web resmi milik Taliban.



Menurut jurnal perang panjang tersebut, foto-foto yang dirilis di situs web Voice of Jihad tersebut menunjukkan para peserta pelatihan Taliban berolahraga, mengebor dengan senjata dan melakukan operasi siang dan malam di daerah pegunungan serta di atas kendaraan Toyota Hilux baru.



Jurnal perang panjang tersebut juga mengatakan bahwa para peserta pelatihan dilengkapi dengan perlengkapan baru, termasuk seragam, ransel, bantalan lutut, sarung tangan, dan masker wajah. Selain itu, jurnal tersebut juga mengatakan bahwa beberapa peserta pelatihan menggunakan senapan serbu M-4 buatan AS, yang –menurut mereka– mungkin telah disita atau dibeli dari pasukan keamanan Afghanistan.





Namun, jurnal tersebut tidak mengetahui secara pasti lokasi kamp militer di mana terjadi rangkaian kelulusan mujahidin tersebut dan hanya memperkirakan lokasi kamp berada di daerah pegunungan di sekitar Afghanistan atau Pakistan. Menariknya, jurnal tersebut menyatakan bahwa di manapun lokasi kamp militer itu menggelisahkan kebijakan militer dan luar negeri AS.



Hal ini membuktikan semakin cemerlangnya jihad yang terus berkembang di bumi jihad Afghanistan, sampai-sampai pengamat perang yang paling mapan di dunia baratpun terus menyoroti perkembangannya.



Sayangnya, jurnal perang tersebut dengan gegabah berpendapat bahwa jika kamp militer tersebut terletak di Afghanistan, maka keberadaannya semakin menunjukkan situasi keamanan yang memburuk.





Padahal Afghanistan berada dalam suasana perang dan belum ada satu perjanjian damaipun yang diteken oleh kedua belah pihak, sehingga sangatlah wajar jika situasi Afghanistan sangatlah tidak aman, bagaimanapun eskalasi ketidakamanannya.



Taliban saat ini dengan kokoh mengendalikan 74 distrik dan bersaing memperebutkan 190 distrik lainnya dari 407 distrik Afghanistan sehingga jangan berharap ada jaminan kemananan selagi jihad masih terus berlangsung dan mujahidin terus membebaskan wilayah-wilayah yang menjadi hak mereka!



Di sisi lain, hal ini menunjukkan bahwa jika umat Islam melakukan perlawanan dan teguh dalam melakukan jihad fi sabilillah, maka para pembisik barat yang berisikpun akan ketar-ketir dan terus gelisah dengan situasi tentara penjajah mereka yang terus berada di ujung tanduk dan menahan penderitaan di atas kursi pesakitan.



Jihad Afghanistan sekali lagi menunjukkan teladan bagi orang-orang tertindas yang berdiri teguh di jalan jihad demi kemerdekaan Afghanistan dan kejayaan Islam. Jihad Afghanistan telah memperlihatkan bagaimana membela izzah dan kemuliaan Islam yang sedang compang-camping dicabik kekuatan kaum kafir dan musyrik.



Maka, sekali lagi sangatlah pantas jika jihad Afghanistan dijuluki sebagai mercusuar jihad yang saat ini sedang bersinar di dunia Islam.



(pdlabs)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru