Nasional
Bupati Sleman Jamin Tak Ada Pesantren Terpapar Radikalisme, Benarkah?
Karena para pengajar di pesantren yang ada di Sleman memahami NKRI, Bupati Sleman jamin tak ada pesantren yang terpapar radikalisme.
Garda Nasional, Sleman - Dalam kegiatan memperingati Hari Santri Nasional (HSN), Bupati Sleman, Sri Purnomo memastikan seluruh pesantren dan instansi pendidikan muslim di wilayahnya bersih dari gerakan radikal.
"Tidak ada pesantren di Sleman yang disusupi gerakan radikal ataupun politik praktis," ujarnya di Sleman, Rabu (24/10/2018).
Karena itu, ia berani menjamin hal tersebut lantaran para staf pengajarnya sudah memiliki koridor sendiri dalam memberikan materi ajar ke para santri yang menempuh pendidikan di pesantren di wilayah itu,
Menurutnya, para staf pengajar di pesantren-pesantren tersebut memberikan bahan ajar yang masih lekat dengan materi persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.
"Mereka dibina oleh orang-orang yang cinta tanah air," imbuhnya.
Untuk itu, ia berpesan kepada para santri agar fokus untuk belajar dengan giat dan baik. Sehingga dapat menjadi pemimpin bangsa, juga calon cendikiawan yang sangat berguna bagi masa depan.
bupati sleman

