Kamis, 28 Mei 2026

opini


Perayaan Kemerdekaan di Bawah Bayang-bayang Invasi Penjajah AS

Kemerdekaan macam apa ini ketika para penjahat yang sama ini menyemangati para penjajah ketika mereka menjatuhkan Mother of All Bombs (MOAB) di Afghanistan?

alemarah 2019-08-08
penjajah as

Ilustrasi pengibaran bendera oleh pasukan boneka Afghanistan. (Credit: Timothy Irish)

GARDA NASIONAL, JAKARTA — Rezim berkepala dua akan menghabiskan jutaan dolar untuk perayaan Hari Kemerdekaan pada saat udara dan tanah Afghanistan ditempati oleh penjajah dan menghadapi perlawanan sengit dari mujahidin. Rezim menghabiskan jutaan dolar pada kesempatan ini untuk menampilkan diri mereka seolah-olah mereka merdeka pada saat rakyat jelata Afghanistan melihat mereka sebagai budak penjajah Amerika.



Lebih dari 60% penduduk Afghanistan hidup di bawah kemiskinan. Ekonomi berantakan karena rezim korup dan kriminal di Kabul. 



Rakyat Afghanistan pada umumnya merasa tidak aman di wilayah yang dikuasai pemerintah. Pengangguran merajalela, panglima perang rezim mengambil untung dari perang dan penanaman opium dan mafia mereka bekerja untuk beberapa agen intelijen asing dan kepentingan mereka.



Setiap orang Afghanistan yang waras dan mampu menyadari bahwa perayaan-perayaan ini hanyalah campuran propaganda dan retorika atas instruksi para penjajah Amerika untuk membenarkan invasi mereka di mana mereka tidak akan pernah berhasil. Keamanan, kedaulatan, dan integritas Afghanistan tidak ada artinya bagi pemerintahan budak.



Kemerdekaan macam apa ini ketika para penjahat yang sama ini menyemangati para penjajah ketika mereka menjatuhkan Mother of All Bombs (MOAB) di Afghanistan?



Rezim yang lumpuh sangat lemah sehingga pemimpinnya Ashraf Ghani sendiri mengakui di saluran berita Amerika bahwa mereka tidak akan dapat bertahan tanpa dukungan Amerika selama lebih dari enam bulan. Ini adalah kesaksian oleh kepala pemerintahan pengkhianat ini bahwa mereka tidak memiliki dukungan akar rumput dan akan binasa di bawah amarah bangsa ketika tuan mereka pergi.



Setiap hari orang-orang Afghan terbunuh dengan nama yang berbeda oleh para penyerbu dan kaki tangan mereka. Para penyerbu telah berusaha keras dan menggunakan semua kekuatan dan mungkin siap untuk menaklukkan rakyat Afghanistan, tetapi semuanya sia-sia. 



Mereka yang menduduki ARG harus tahu bahwa nasib mereka tidak akan berbeda dengan antek komunis Uni Soviet yang selama bertahun-tahun membunuh warga Afghanistan tetapi dibiarkan bergantung pada belas kasihan rakyat Afghanistan yang sama setelah tuan mereka dikalahkan dan dipaksa untuk menarik diri dari Afghanistan.



Budak penjajah yang tak tahu malu akan dimintai pertanggungjawaban atas kejahatan mereka terhadap warga Afghanistan. Hari kemerdekaan sudah dekat ketika Afghanistan akan dibebaskan dari perang, korupsi dan intimidasi antek-antek yang telah ditempatkan oleh penjajah. Negara mujahid Afghanistan akan segera dibebaskan dan sekali lagi panji-panji tauhid akan berkibar tinggi di puncak Pamir dan Hindu Kush.



Kemenangan itu dekat dengan kehendak Allah SWT dan orang Afghanistan akan memiliki kekuatan untuk memilih, mengubah, dan merespons.



Setiap orang harus tahu bahwa perjuangan yang dilakukan oleh Imarah Islam Afghanistan adalah demi martabat, kehormatan, dan kemerdekaan sejati Afghanistan.



(alemarah)



Leave a Comment




berita dunia islam terbaru